KHAWARIJ (bag 1)

Adalah khalifah Utsman bin affan yang dipenghujung usia senjanya harus menyaksikan fitnah dan hasutan, kebohongan dan provokasi luar biasa besarnya, yg menjadikan masyarakat muslim saat itu membenci pemerintahnya sekaligus kepala negaranya sendiri. Fitnah bagai tsunami mengalir, menerjang ke mana-mana. Fitnah buruk dan jahat menyerang pribadi kepala negara. Fitnah sulit dibendung. Karena hasutannya disebar kelompok-kelompok berjubah, bersorban bak sang Nabi, Bertutur bagai malaikat. Muslim bodoh tapi menghayalkan kekuasaan menjadi target provokasi.  Seorang khawarij ( begitulah ulama menyebutnya) Abdullah bin saba bergerilya menista sang khalifah dengan bermacam fitnah. Hijaj, syam, iraq, sampai mesir, menjadi tempat2 dia menebar kebencian. Orang-orang bodoh mendadak berbusana saleh. Berteriak "Allahu akbar" ketika menyampaikan fitnah. Masyarakat muslim termakan hasutan kelompok khawarij. Kelompok aneh yg hanya muncul disaat ummat Islam memiliki pemimpin yg lurus dan jujur. Tapi ketika pemimpin korup dan tiran berkuasa, kelompok ini lenyap ditelan malam. Kelompok ini spesialis pembenci pemimpin yang jujur dan adil.

Sampai kemudian, kelompok khawarij ini berhasil menularkan kebenciannya hampir ke seluruh lapisan masyarakat. Bahkan ke lapisan elit pejabat2 negara. Istana dikepung. Suplay makanan dan minuman tak bisa masuk. Utsman merintih. Tak ada lagi tentara berlapis lapis yg melindungi. Khawarij memang berniat membunuh khalifah,Meruntuhkan pemerintahan. Dan terjadilah yg kemudian terjadi. Mayat sang kepala negara bersimbah darah dengan lengan dan kaki telah dimutilasi. Bahkan jenazahnya beberapa hari kemudian baru bisa dikebumikan karena bengisnya kaum pemberontak.

Kini..... Khawarij menghendaki hal serupa terjadi di Indonesia. Fitnah dan hasutan merajalela. Masyakat diarahkan untuk membenci pemerintah dan kepala negara. Tak ada kebaikan pada diri presiden. Semua dibikin salah dan presiden dianggap goblok tentang semua hal. Polanya sama. (Bersambung)

Comments

Popular posts from this blog

SIAPA YANG MEREKA IKUTI?

NEGERI ITU BERNAMA INDONESIA