PARA PENGKAVLING SURGA
Dewasa ini jika kita mengamati perkembangan di dunia maya apa lagi Media sosial seperti tengah terjadi perang besar, bak perang besar baratayudha dulu kalau dalam istilah pewayangan, dua kubu terbelah saling baku hantam, saling serang dengan fakta yang terjadi atau opini yang dianggap fakta, malahan dengan berita hoax, tak jarang tanpa kontrol moral dan etika sehingga sangat mudah sekali menjelek-jelekan bahkan menghina orang lain yang tidak sependapat.
Fenomena yang satu lagi adalah fenomena para pengkavling surga, kenapa saya bilang seperti itu karena kelompok ini seperti menganggap hanya dia dan kelompoknya saja yang layak menempati surga di luar kelompoknya pasti salah dan tempatnya di neraka, mereka memonopoli kebenaran yang bersifat relatif itu menjadi milik mereka sendiri.
Kelompok ini sangat mudah sekali mengeluarkan umpatan-umpatan yang menyerang langsung kepada lawannya dengan bahasa yang sangat jauh dari etika dan tatakrama. Teriakkan sesat, munafik, bahkan kafir keluar dengan mulus dari jemari mereka ketika menemukan orang yang berbeda faham dengan mereka, tak usah masalah agama masalah politikpun yang bagian dari mu'amalah bisa mereka jadikan jalan untuk menghukumi seseorang itu sesat, munafik malahan kafir walaupun agama mereka sama.
Padahal dalam kitab suci tuhanpun telah tegas menyatakan:
16.An-Naḥl : 125
ادْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ ۖ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ ۚ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيلِهِ ۖ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ
Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik, dan berdebatlah dengan mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang lebih mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui siapa yang mendapat petunjuk.
Sungguh, kata-kata seperti itu tidak pantas kita obral murah apa lagi bagi saudara sebangsa, karena itu perkataan tabu bagi orang beriman dan berakal, janganlah kita merasa menjadi tuhan sehingga dengan mudahnya kita memvonis seseorang itu sesat, munafik, apa lagi kafir, karena itu domain tuhan yang paling tahu siapa yang sebenarnya telah sesat dari jalan-Nya.
Buat para pengkavling surga, tenang saja surga itu luas jangan takut gak kebagian tempat, yang penting anda beriman dan beramal saleh tentu Tuhanpun tak akan pernah salah memberikan balasan yang tepat atas perbuatan anda.
Fenomena yang satu lagi adalah fenomena para pengkavling surga, kenapa saya bilang seperti itu karena kelompok ini seperti menganggap hanya dia dan kelompoknya saja yang layak menempati surga di luar kelompoknya pasti salah dan tempatnya di neraka, mereka memonopoli kebenaran yang bersifat relatif itu menjadi milik mereka sendiri.
Kelompok ini sangat mudah sekali mengeluarkan umpatan-umpatan yang menyerang langsung kepada lawannya dengan bahasa yang sangat jauh dari etika dan tatakrama. Teriakkan sesat, munafik, bahkan kafir keluar dengan mulus dari jemari mereka ketika menemukan orang yang berbeda faham dengan mereka, tak usah masalah agama masalah politikpun yang bagian dari mu'amalah bisa mereka jadikan jalan untuk menghukumi seseorang itu sesat, munafik malahan kafir walaupun agama mereka sama.
Padahal dalam kitab suci tuhanpun telah tegas menyatakan:
16.An-Naḥl : 125
ادْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ ۖ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ ۚ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيلِهِ ۖ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ
Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik, dan berdebatlah dengan mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang lebih mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui siapa yang mendapat petunjuk.
Sungguh, kata-kata seperti itu tidak pantas kita obral murah apa lagi bagi saudara sebangsa, karena itu perkataan tabu bagi orang beriman dan berakal, janganlah kita merasa menjadi tuhan sehingga dengan mudahnya kita memvonis seseorang itu sesat, munafik, apa lagi kafir, karena itu domain tuhan yang paling tahu siapa yang sebenarnya telah sesat dari jalan-Nya.
Buat para pengkavling surga, tenang saja surga itu luas jangan takut gak kebagian tempat, yang penting anda beriman dan beramal saleh tentu Tuhanpun tak akan pernah salah memberikan balasan yang tepat atas perbuatan anda.

Comments
Post a Comment